Teruntuk kamu lelaki yang kelak akan menjadi bagian dari surgaku..
Sayang..Adalah kamu, salah satu bukti relativitas waktu yang melaju saat bersama dan melambat saat merindu..
Aku tak mencintaimu dengan kata yang yang bisa berdusta..
Aku mencintaimu dengan bukti dan rasa..
Aku mendengarmu tidak dengan telingaku, yang tak terdengar bila jauh terpisah jarak..
Aku mendengarmu dengan rasa dalam pejaman mata..
Aku melihatmu tidak dengan mataku, yang tak terlihat bila jauh terpisah ruang..
Aku melihatmu dengan ingatan dan kenangan saat bersamamu bahkan dalam do'a-do'a yang kulantunkan padaNya..
Airmata adalah bukti bahwa aku menyayangimu..
Tetap bersamamu adalah bukti bahwa aku tak menyerah untuk tetap bisa disampingmu..
Aku hanya seorang perempuan yang akan menggenggam tanganmu dan takkan melepaskanmu hingga kapanpun..
Kekasih hatiku tercinta..
Khawatirku adalah pergimu..
Senduku adalah tangismu..
Dan hatiku kuat karena senyummu..
Sore membutuhkan senja untuk membuatnya sempurna..
Dan aku membutuhkanmu untuk menjadikan hidupku lebih sempurna..
Aku belum pernah jatuh sedalam ini, belum pernah mencintai sebesar ini kecuali denganmu..
Kumulai sekaligus kuakhiri hanya dihatimu..
Aku hanya perlu kamu tetap disini, menetap dihatiku..
Takkan pernah saling melepas genggaman kecuali Allah yang menginginkannya..
Kamu tahu, sayang? Kalau ada ketakutan dalam hatiku bukan karena meragukan cintamu..
Hanya saja, terkadang aku jadi begitu manusiawi menginginkanmu selalu berada disini..
Ingin rasanya memelukmu agar kamu tahu betapa kamu tak perlu khawatirkan apapun..
Sebab apapun yang terjadi aku ada disekitar hatimu..
Sebab sesulit apapun denganmu, aku takkan meninggalkanmu..
Ingatkan aku, peringatkan aku ketika aku salah memperlakukanmu..
Ingatkan aku yang masih sering lupa menjaga lelahmu..
Ajari aku untuk mengerti semuamu..
Ajari aku untuk bersabar menunggumu..
Ajari aku untuk menjadi seseorang yang selalu kamu butuhkan..
Genggam tanganku sayang..sebab dalam keadaan apapun, aku yang tak bisa apa-apa ini hanya selalu ada untukmu..
Pangeran pujaanku tersayang..
Ajak aku untuk terus hidup bersamamu sampai akhir waktu, karena aku tak mau selain kamu..
Bersamamu saja sudah membuat segalanya jadi lebih sempurna..
Berbagi waktu, celoteh sederhana, tatapan mata dan segaris senyum yang diam-diam terbentuk manis diparasmu..
Bahagia..memang begitu sederhana bila kamu didekatku..
Darimu kutemukan hakikat merindu..
Bahwa rindu bukan sebab berapa jauhnya jarak..
Bahwa rindu bukan soal berapa lama tak bertemu..
Tetapi sebab betapa dalamnya cintaku padamu..
Sebab kamu yang selalu menyuguhkan ketenangan disini, disudut hatiku..
Yang tak bisa kutukar dengan apapun, kecuali kebersamaan yang tak pernah ingin kuakhiri..
Ketika hatiku sudah memilih hatimu, maka ia akan menjaga sampai mati..
Saat ini aku mengerti makna sejatinya menunggu, Allah mengirim kamu untuk melengkapi kekuranganku dan kulengkapi kamu dengan kelebihanku..
Dan aku akan menjadi penguat saat lelah mengganggumu..
Dan kamu tempat ternyaman untuk berlindung saat gelisah menyapaku..
Dalam do'a, aku meminta pada Sang Pencipta semoga bahagia denganmu tak akan pernah menemui akhir..
Cintaku..
Aku ingin akulah yang pertama menemukan rambut putih diantara helai-helai rambutmu..
Dan ketika helai-helai itu semakin bertambah dengan suka cita aku akan menyisirinya, tak perlu gunakan pewarna rambut..
Tak perlu khawatir sayang..
Aku siap mencarikan kacamatamu ketika kamu lupa tempat menaruhnya..
Atau bahkan akan aku buatkan sebuah kotak khusus untuk menyimpan semua barang keperluanmu..
Ketika malam-malam dingin, jangan ragu membangunkanku untuk sekedar menghangatkanmu sayang..
Ini tanganku disampingmu, jangan ragu jadikan tanganku sebagai peganganmu..
Aku tidak menginginkan hal yang berlebihan..
Aku ingin mendampingi masa tuamu..
Sekali lagi aku ingin tua disampingmu..
Hanya bersamamu..
Selalu sehatlah sayang..
Agar kamu sempat meraba kepalaku yang ditumbuhi rambut putih..
Agar sempat aku memamerkan gigiku yang mulai tanggal..
Agar ketika kita tua, kita masih sanggup menemani anak cucu kita bermain bersama..
Sayangku..
Aku ingin tetap mesra bersamamu hingga tua..
Tetap membisikkan kata cinta, meski pendengaran kita semakin berkurang..
Jangan malu untuk sedikit berteriak ditelingaku..
Kamu tahu, aku sangat suka mendengar ungkapan cinta dan sayangmu..
Bila waktu memang menggerus banyak hal..
Bila usia mengikis banyak hal..
Aku berharap, semoga itu bukan cinta dan kasih sayang kita..
Bila memang tiada yang abadi..
Bila memang semua akan berakhir..
Bila memang semua akan terhenti..
Aku berharap, sepanjang waktu yang kita miliki, temani aku untuk melakukan yang terbaik untuk cinta yang kita punya..
Menjadikan cinta dan hubungan yang kita bina sebagai anugerah paling indah dan paling berharga..
Apapun boleh berhenti, tapi tidak dengan niat tulus untuk saling mengasihi..
Apapun boleh usai, tapi tidak dengan upaya gigih untuk saling menjaga dan saling membahagiakan..
Sayang..hari ini, menit ini, detik ini aku seperti bisa menatap proyektor besar tak bertepi..
Memutar film tak berjudul yang kita perankan..
Ada dua tangan keriput saling menggenggam, tanganmu dan tanganku..
Tapi ketika adegan berganti, saat film hampir usai aku tak sanggup lagi lagi menatapnya, semua menjadi kabur dan basah oleh air mata..
Jika tidak denganmu, siapa lagi yang bisa membuatku tertawa dengan airmata berderai..
Jika tidak denganmu, apa yang bisa aku ceritakan pada anak-anakku jika semua sumber ceritaku berasal darimu..
Jika tidak denganmu, bagaimana bisa aku tertawa lepas bahagia..
Jika tidak denganmu, dimana lagi aku bisa menemukan tatapan seteduh tatapanmu, genggaman sehangat genggamanmu, belaian selembut belaianmu dan pelukan senyaman pelukanmu..
Sekuat itu aku mengikatkan diriku padamu..
Sebesar itu juga aku melibatkanmu disetiap langkah hidupku..
Dengan semua keterbatasanmu, dengan segala yang tidak kamu punya..
Aku tidak pernah merasa kekurangan, aku pun tidak pernah merasa kehabisan alasan untuk bahagia denganmu..
Aku tahu, perjalanan ini memang akan cukup melelahkan tapi genggaman tanganmu selalu bisa menguatkanku..
Aku sadar, suatu hari langkahku akan terseok-seok namun aku tak pernah terjatuh karena rengkuhan lenganmu menahanku untuk berdiri dan melangkah..
Aku hanya ingin membagi tawa dan tangisku denganmu, mengabdikan semua baktiku untuk dirimu, menghabiskan masa tuaku disisimu dan menghembuskan nafas terakhirku dipelukanmu..
Sepasang Hati Tidak Mungkin Menyerah Dan Kalah Hanya Karena Jarak Dan Waktu, Karena Kutemui Hidupku Disetiap Langkah Kakimu MY MOON 😍😍😍😍😘😘😘😘😘😘😘

Tidak ada komentar:
Posting Komentar