Teruntuk lelaki-ku yang penuh pesona dan kehangatan..
Telah kupekikkan jauh sebelum camar melintasi laut..
Betapa dalam relung rindu dalam kerinduan..
Kasih yang kusemai tak sekedar menghadirkan lingkaran pelangi seusai hujan..
Namun juga sebagai penyejuk, penyegar alam cintaku padamu..
Senyummu, tuturmu, kecup mesramu serta sikapmu bagaikan sinar mentari dihidupku..
Yang menyinari gelap gulita malamku dan tak ingin aku terbangun..
Aku membutuhkanmu seperti gelombang membutuhkan samudera..
Aku telanjang tak bisa berpura-pura menyimpan rasa..
Aku tak bisa sekuat itu tanpamu..
Aku tak bisa bertahan tanpamu..
Dalam kesendirianku yang berteman sunyi malam..
Aku sadari betapa aku membutuhkan hadirmu..
Namun cinta kita bagaikan rembulan dan matahari..
Serasi dan saling membutuhkan..
Untukmu yang mengisi hari-hariku..
Untukmu yang merubah hariku menjadi indah..
Untukmu yang merubah tangisku menjadi tawa..
Untukmu yang memberiku rasa nyaman..
Untukmu yang kuyakini bahwa harapanku adalah kamu..
Untukmu yang kuyakini bahwa kamulah tempatku berpulang nanti..
Untukmu yang kutitipkan harapan bahwa kamulah yang akan menjadi pendampingku mendidik anak-anak nanti..
Hari ini aku melangkahkan kakiku mengikuti arah angin yang berhembus..
Menyusuri setiap jengkal ingatan tentang hal yang kita lalui bersama..
Hingga akhirnya angin senja mengantarkanku didepan pintu impianku untuk menghabiskan waktu bersamamu..
Hari ini mentari senja entah bersembunyi dimana, membekulah jiwaku yang sedang dilanda rindu..
Rindu untuk sosok yang selalu menggenggam erat tangan ini ketika kita menikmati langit jingga yang mengantarkan matahari terbenam..
Merindukan tempat bersandar untuk menceritakan semua kisah yang kulalui tanpamu disini..
Kita mungkin seperti ombak dan bibir pantai yang selalu datang dan pergi, tetapi yakin ombak takkan pernah mengingkari pantai sampai kapanpun..
Masih kuingat jelas ketika ruang dan waktu mengijinkan kita untuk merubah persahabatan menjadi lebih dari sahabat, yang sering kita sebut TEMAN..
Aku biarkan waktu yang menunjukkan pada dunia kalau kita mampu bertahan melawan arus kehidupan, kita mampu melawan ruang dan waktu, dan kita mampu merubah TEMAN menjadi TEMAN HIDUP selamanya..
Kekasih hatiku tersayang..
Ketika langit malam dihiasi rembulan dan indahnya gemerlap bintang..
Berharap aku dan kamu mampu menikmati malam itu ditengah lampu yang bersinar temaram..
Tubuhmu seperti gravitasi untukku, yang menarik setiap kepingan dariku..
Dan akhirnya aku pun terjatuh, aku dan kamu bertabrakan menjadi satu..
Aku hilang dalam pelukanmu, terhanyut disetiap sentuhanmu..
Menikmati tiap detik waktu bersama, berharap untuk selamanya..
Kita tahu bara dihati kita tetap akan memberikan rasa hangat..
Karena aku dan kamu semakin dekat dan melekat, hingga tidak ada sekat..
Jadi bagaimana bila aku disini selamanya?
Bagaimana caranya agar tidak ada kata selamat tinggal?
Tidak perduli meski langit runtuh..
Tidak kuhiraukan walau bintang bertabrakan..
Karena tak ada lagi yang terpenting dalam hidupku selain kamu sayang..
Pangeranku tercinta..
Cinta terbesarku ini hanya untukmu, tulus dari dalam hatiku..
Cinta terbesarku ini telah memilihmu, ikhlas tak berbatas waktu..
Kutulis cinta untukmu ini dilangit, untuk dibaca surga dan bumi..
Agar kamu mengerti, cinta terbesarku ini tak bisa terbagi..
Kamu beri aku senyummu dan sekeping hatimu..
Kamu beri aku rasa dihati, yang selama ini aku cari..
Kamu beri aku jiwamu dan cinta tulusmu..
Kamu adalah satu-satunya yang aku tunggu sekian lama..
Kamu buat mimpiku hanya dengan melihat matamu..
Akan aku berikan jiwaku, seluruh hidupku..
Ketika kamu hilang dari hidupku, seakan berhenti nafasku dan dunia serasa berhenti berputar..
Berharap kamu tetap selalu ada dihidupku sayang..
Seperti pelangi..seperti mentari..seperti rembulan..yang selalu aku rindu dan aku tunggu..
Dan wahai bintang dengarkan aku, terangilah aku saat bertemu dengan lelaki hebatku ini..
Sungguh tak mudah bagiku untuk jauh darimu..
Lamunanku selalu tertuju padamu, pada senyummu..pada parasmu..pada gerak-gerikmu..
Akan selalu indah kisah cerita denganmu sampai akhir waktuku..
Sayang..aku yakin, aku mencoba percaya semustahil apapun itu..
Kelak kamu akan datang dengan segenap cinta yang kamu punya..
Kemudian kamu dan aku akan menyatu, membentuk rindu yang akan melebur, meluber dan melebar menjadi mengeja bahagia bersama..
Kita belajar memahami, belajar mengerti hingga kelak, hingga jika diijinkan Allah untuk benar-benar menyatu dalam sebuah tali percintaan yang halal..
Aku percaya akan hal itu, meski dalam nyatanya akan membutuhkan perjuangan..
Aku percaya, meski semuanya akan melihat aku bodoh..
Aku percaya, meski entah apa entah kenapa..
Padahal sudah ada ruang yang memisahkan kita..
Padahal jarak sudah membentang, jarak sudah seantagonis mungkin dengan kita.
Tapi aku tetap percaya waktu akan membawa kita untuk menyatu..
Jelaskan padaku sayang?
Mengapa aku bisa segila ini?
Tentang aku yang selalu takut kehilangan, dipenuhi kekhawatiran, uring-uringan jika tak mendapat kabar darimu bahkan akan menangis sejadi-jadinya ketika membayangkan kamu tak ada dihidupku..
Kita, bagaikan kutub utara dan kutub selatan..
Berlawanan, berjauhan namun dengan tujuan yang sama..
Aku percaya, kita punya tempat yang sama untuk bersatu yaitu Allah..
Biarlah perjalanan kita menjadi bukti tentang adanya takdir..
Biarlah kisah ini menjadi saksi tentang aku dan kamu seperti sebuah cerita fiksi..
Apapun sebutan itu, bisakah kamu sebutkan juga namaku dalam tiap-tiap rapalan do'amu..
Karena aku pun tak pernah lelah merapal namamu pada Rabb-ku..
Bisakah kita jadi dua insan yang saling mendekap dalam pelukNya dengan do'a..
Cinta sejatiku..
Sejak kehadiranmu hingga kini..
Ruang hatiku beraroma wangi..
Buaian bunga-bunga rindu menari..
Makin lama bersemi..
Tanpa layu senyum ini tersirami cinta tulus darimu kekasihku..
Sayang, satu hal yang tidak pernah kubayangkan adalah.
Tidak lagi menjalani hari-hariku bersamamu..
Tidak lagi menjadikanmu seseorang tempatku berbagi..
Tidak lagi menjadikanmu orang yang aku cari saat terbangun..
Aku benar-benar tidak tahu harus seperti apa jadinya nanti..
Aku tidak bisa menerka apa yang akan aku lalui nanti jika bukan kamu yang mendampingiku..
Ketika hidup mulai mengunciku, aku hanya akan kembali padamu..
Dan nanti pun masih tentangmu, saat kenyataan membawamu padaku..
Pasti bahagia akan memelukku seakan tak ingin melepaskan dan penyesalan pun gagal mendekat..
Sebab bersamamu hanya ada gejolak cinta untuk ditenangkan olehmu..
Tentangmu, adalah takdir terbaikku..💏💏💏
Ketika Helai Daun Lebih Memukau Dari Sekuntum Bunga, Keindahanmu Deras Mengalir Memenuhi Ruang Cinta Dihidupku MY MOON 😍😍😍😍😘😘😘😘😘😘😘

Tidak ada komentar:
Posting Komentar