Yang kusebut bidadari untukku..
Sayang..
Ketika malam telah berkuasa terasa sepi kembali meraba hatiku dikeheningannya..
Menyelaraskan prahara rindu yang seperti biasa ku rasakan saat kita tak bersama.. Aku masih sama hanya mampu terdiam tak mampu berkata saat larut dalam bayang-bayang cantikmu..
Tersenyum saat ingat semua tingkahmu yang tertawa bersama menikmati semua candaan kita...
Senyummu yang indah selalu aku ingat
Sebagai penawar rindu saat kita tak bersama seperti saat ini...
Kamu yang selalu ingin aku perhatikan...
Kamu yang selalu ingin aku jaga...
Kamu yang selalu ingin aku miliki...
Iya, aku mengerti keinginanmu..
Sekarang aku rasakan rindu padamu tak pernah aku melihat ujung atau dasarnya...
Tak mampu dicapai dan tak mampu diukur rasa rindu ini sayang...
Ketika waktu demi waktu dan hari demi hari kita lewati tanpa adanya kebersamaan terasa amat tak sempurna dilalui..Tak ada candaan dan tak ada tawaan bersama...
Fikiran ini penuh cinta dan penuh sayang untukmu..
semakin hari semakin besar tanpa aku sadari..
Berharap kamu adalah Pendamping hidupku..
Pendamping dalam keadaan apapun..
Sampai nanti kita tua bersama dalam satu pelukan yang hangat..
Saat matahari tersenyum dipagi hari..
Ketika bulan tersenyum dimalam hari..
Terbayang satu senyuman yang membuat indah untuk dilihat dan bahagia saat tertuju untukku..
Senyuman yang tulus, bukan hanya sekedar isyarat yang terbentuk karena pertemuan..
Karena seiring berjalannya sang waktu hingga Rabb menakdirkan kita untuk bertemu..
Dalam diam dan resah gundahku menanti datangnya sebuah cahaya penerang dalam gelapku..
Ketika hadirmu mampu hiaskan hari-hariku...
Ketika kedatanganmu mengundang kata bahagia yang seakan memberi rasa yang tak berujung dalam kisah cerita cinta kita..
Ya, sebuah kepastian harapan yang tersimpan di hatiku saat kamu pun telah terpilih menjadi pemilik hati ini lewat keyakinan yang meluluhkan aku dengan parasnya wajah cantikmu dan lembutnya hatimu...
Hingga detik ini pun kamu sangat bermakna di hidupku..berarti untukku dan hanya kamu yang tetap terindah di mataku..
Terbaik di hatiku dan sempurna di hidupku. percayalah aku akan selalu bertahan denganmu, menjagamu bahkan dengan nyawaku, dan hanya kuasa Rabb yang dapat memisahkan kita...
Dengan kesungguhan hati ini mencintaimu aku akan berjuang dalam hidup dan do'a untuk dapat menghalalkanmu..
Dengan Doa'mu yang selalu kamu panjatkan akan memudahkan untukku menghalalkanmu bila aku memang terlahir untukmu dan kamu tercipta untukku..
Masih ku Mengagumimu tanpa henti..
Dalam waktu tak tentu aku coba menunggu pertemuan denganmu..
Menanti kehadiranmu dalam rindu..
Terasa semua waktu menjadi begitu berlalu tak bermakna..
Inginku melayangkan semua perasaanku
Namun bimbang merajai fikiranku.. banyak kemungkinan akan keadaanmu saat ini yang tak kuketahui..
Hanya terdiam malu ketika sang bulan pun menertawaiku, mengejekku dalam kerinduanku padamu..
Dalam lamunan panjangku..
Inginku coba memelukmu..
Inginku merasakan hidup bersamamu..
Inginku dapat menjadi kekasih halalmu..
Begitu terlihat indah saat bayangan senja memanjakan hati..
Terlihat indah seperti dirimu yang selalu kunanti..
Kunanti dengan penuh sebuah harapan..
Berharap aku dan kamu kelak nanti saling menatap..
Menatap dengan mata yang penuh cinta
Seperti embun pagi yang sejuk..
senyummu hilangkan dahagaku..
seperti menyiram kerongkonganku..
dengan cawan yang penuh beningnya air..
Mungkin benar kata orang dan saat ini aku rasakan..
Jatuh cinta yang tulus membuat orang kehilangan kesadaran..
Bahkan mampu memutuskan logika..
sungguh aku benar-benar jatuh cinta kepadamu sayang..
Saat ini aku hanya mampu memeluk manja sebuah potret wajah yang hanya bila memandangnya saja...Aku bisa terpesona mengagumi tak mampu berkata...
Aku mengadu pada sebuah cermin yang melihat, kemudian pipiku memerah..
Dan dengan cepat bibirku berucap bahwa
Aku telah JATUH CINTA...
Aku terpaku, terdiam seribu pertanyaan
kamu benar-benar tak kusangka yang bisa meluluh lantahkan perasaan dan hati ini..
Yang hadir meracuni hidupku..
Oh...Ya Allah...benarkah dia jawaban dari semua do'aku saat malam hening kupanjatkan..
Engau ciptakan rasa ini tumbuh dan berkembang tak terbatas dan tak tertahankan..
Menjadi sebuah rasa yang apabila jauh nafasku terasa sesak karena merindunya..
Dan aku merasa sendirian walau banyak orang disekitarku..
Ketika bersamanya aku ingin hidup 1000 tahun lamanya..
Menjadi halal baginya itu do'a yang selalu aku ucapkan untuknya...
Memberikan separuh nafas cintamu, agar aku tetap bernafas bersamamu..
Bernafas dengan nafasmu..
Hirup dan resapi setiap nafas cinta ini
Biarkan ia berada di hati kita untuk selamanya..
Terus berjalan bersama dan bergandengan di bawah sinar mentari dan rembulan serta di bawah cahaya bintang
Yang selalu bersinar terang..
Tak ada takut dan tak ada resah..
Saatku bersamamu hanya gembira, canda dan tawa yang selalu kamu bawa untukku..
Tak pernah aku berhenti bersyukur karena Sang Rabb mempertemukan kita..
Aku bersyukur karena aku punya kamu untuk selalu kucinta dan kusayangi..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar