Teruntuk lelaki pemilik nafas cintaku..
Pujaanku tersayang..
Tak pernah kujumpai rindu seindah ini..
Tak pernah kupegangi rasa sekuat ini..
Terkadang..
Mencintaimu seperti menakut-nakuti diri sendiri..
Ya..karena aku teramat takut kehilangan kamu dihidupku..
Padamu aku tidak ingin kamu tiada..
Padamu ada warna yang kuingin ada dihidupku..
Sebab hadirmu terangi aku..
Sebab tawamu ceriakan aku..
Lalu entah bagaimana bisa..
Ketika didalam hatiku ada hatimu bahkan cintamu..
Hilang segala sesakku berganti gempita..
Aku sayang kamu, juga kekuranganmu..
Terkadang lagi..
Ketika tidak dapat bertemu denganmu, hati ini terasa kelimpungan merasakan kerinduan segala tentangmu dengan begitu hebatnya..
Kamu tahu sayang?
Ada kalanya aku hanya duduk dan mematung memandang langit..
Padanya ada sebuah tanya tentang kamu..
Sedang apakah kamu?
Apakah merindukan aku?
Atau kah merasakan hal yang sama dengan aku?
Untuk tahu seberapa besar rasa yang kita punya..
Kita butuh ruang dan membiarkan rindu mengisinya..
Dan ketika rindu ini tidak tertahankan lagi..
Aku hanya bisa meneriakkan namamu sekeras-kerasnya dalam hatiku..
Biarkan hati ini bergetar berharap kamu hadir tepat didepanku saat ini juga..
Kemudian memelukmu erat hingga pipi ini basah dalam tangis pertemuan..
Sayangku..
Aku teramat merindukanmu..
Kamu harus tahu betapa rindu memang sangat menyiksaku..
Sangat tergambar jelas saat bibirku menyentuh pipi lembutmu..
Sangat terasa hangat belaian tanganmu dibibirku..
Dan rindu sehebat itu adalah sesuatu yang belum pernah aku rasakan seumur hidupku..
Pujaanku tersayang..
Tak pernah kujumpai rindu seindah ini..
Tak pernah kupegangi rasa sekuat ini..
Terkadang..
Mencintaimu seperti menakut-nakuti diri sendiri..
Ya..karena aku teramat takut kehilangan kamu dihidupku..
Padamu aku tidak ingin kamu tiada..
Padamu ada warna yang kuingin ada dihidupku..
Sebab hadirmu terangi aku..
Sebab tawamu ceriakan aku..
Lalu entah bagaimana bisa..
Ketika didalam hatiku ada hatimu bahkan cintamu..
Hilang segala sesakku berganti gempita..
Aku sayang kamu, juga kekuranganmu..
Terkadang lagi..
Ketika tidak dapat bertemu denganmu, hati ini terasa kelimpungan merasakan kerinduan segala tentangmu dengan begitu hebatnya..
Kamu tahu sayang?
Ada kalanya aku hanya duduk dan mematung memandang langit..
Padanya ada sebuah tanya tentang kamu..
Sedang apakah kamu?
Apakah merindukan aku?
Atau kah merasakan hal yang sama dengan aku?
Untuk tahu seberapa besar rasa yang kita punya..
Kita butuh ruang dan membiarkan rindu mengisinya..
Dan ketika rindu ini tidak tertahankan lagi..
Aku hanya bisa meneriakkan namamu sekeras-kerasnya dalam hatiku..
Biarkan hati ini bergetar berharap kamu hadir tepat didepanku saat ini juga..
Kemudian memelukmu erat hingga pipi ini basah dalam tangis pertemuan..
Sayangku..
Aku teramat merindukanmu..
Kamu harus tahu betapa rindu memang sangat menyiksaku..
Sangat tergambar jelas saat bibirku menyentuh pipi lembutmu..
Sangat terasa hangat belaian tanganmu dibibirku..
Dan rindu sehebat itu adalah sesuatu yang belum pernah aku rasakan seumur hidupku..
Kekasihku yang penyabar..
Aku akan menyiapkan hidupku untukmu..
Maka jangan sedikit pun kamu tampak sedih..
Karena memang kamulah yang membuatku kuat, kamulah semangatku..
Kekasihku yang manja..
Aku akan menyerahkan sebagian bahuku untuk kamu rebahkan kepalamu..
Disisi lainnya bahuku, sebagian sisa hidupmu akan aku bawa..
Kekasihku yang rupawan..
Aku akan menyerahkan separuh dari hatiku..
Kenapa tidak seluruh hatiku untukmu?
Karena sebagian sisa hatiku aku siapkan untuk penerus kita..
Kekasihku yang sedikit pelupa..
Aku akan menyerahkan buku hidupku ditanganmu..
Untuk rencana apapun yang ingin kita lewati bersama..
Maka tuliskan lah lengkap didalamnya..
Hingga coret satu per satu hal yang pernah kita jalani berdua..
Hingga yang tersisa nanti hanya serumah denganmu saja..
Ya, hingga ke surgaNya nanti sayang..
Aku akan menyiapkan hidupku untukmu..
Maka jangan sedikit pun kamu tampak sedih..
Karena memang kamulah yang membuatku kuat, kamulah semangatku..
Kekasihku yang manja..
Aku akan menyerahkan sebagian bahuku untuk kamu rebahkan kepalamu..
Disisi lainnya bahuku, sebagian sisa hidupmu akan aku bawa..
Kekasihku yang rupawan..
Aku akan menyerahkan separuh dari hatiku..
Kenapa tidak seluruh hatiku untukmu?
Karena sebagian sisa hatiku aku siapkan untuk penerus kita..
Kekasihku yang sedikit pelupa..
Aku akan menyerahkan buku hidupku ditanganmu..
Untuk rencana apapun yang ingin kita lewati bersama..
Maka tuliskan lah lengkap didalamnya..
Hingga coret satu per satu hal yang pernah kita jalani berdua..
Hingga yang tersisa nanti hanya serumah denganmu saja..
Ya, hingga ke surgaNya nanti sayang..
Sayangku..
Jatuh cinta terbaikku, kamulah tokoh utamanya..
Perkenalan kita begitu klasik, sangat sederhana ala remaja sekolah..
Kamu menatapku dan aku pun hanya mampu menatapmu kembali tanpa ada sepatah kata..
Ya, hanya begitu saja, Sampai akhirnya ada perasaan yang lain sedang singgah dan berdiam cukup lama..
Cintakah?
Lalu jika ini cinta, bisakah kamu jelaskan pada bagian mana kamu mampu membuatku begitu jatuh kemudian menjadi sangat cinta..
Kamu, lelaki paling menawan yang menyulap segala rasa serba sederhana ini menjadi begitu dalam dan merekah indah..
Kamu memperlakukanku sedemikian baiknya..
Kamu mencintaiku sedemikian cintanya..
Kamu menatapku sedemikian dalamnya..
Hingga aku tidak menemukan celah untuk tidak mencintaimu..
Kupandang wajahmu yang masih lekat menatapku, kamu tersenyum dan begitupun aku..
Waktu itu, tahu kah kamu?
Cintaku perlahan-lahan tumbuh, lagi dan terus tumbuh lagi..
Cintaku merumpun membentuk suatu inisial namamu..
Ya, aku dibuat jatuh cinta olehmu, sekali lagi dan berulang kali..
Aku masih terlalu bahagia dalam "kegilaanku" tentangmu..
Bagaimana mungkin hatiku bukan milikmu, sedang ia penuh sesak akan kerinduan tentangmu..
Aah sayang..kamu membuatku menjadi satu-satunya orang gila yang paling bahagia menggilaimu..
Jatuh cinta terbaikku, kamulah tokoh utamanya..
Perkenalan kita begitu klasik, sangat sederhana ala remaja sekolah..
Kamu menatapku dan aku pun hanya mampu menatapmu kembali tanpa ada sepatah kata..
Ya, hanya begitu saja, Sampai akhirnya ada perasaan yang lain sedang singgah dan berdiam cukup lama..
Cintakah?
Lalu jika ini cinta, bisakah kamu jelaskan pada bagian mana kamu mampu membuatku begitu jatuh kemudian menjadi sangat cinta..
Kamu, lelaki paling menawan yang menyulap segala rasa serba sederhana ini menjadi begitu dalam dan merekah indah..
Kamu memperlakukanku sedemikian baiknya..
Kamu mencintaiku sedemikian cintanya..
Kamu menatapku sedemikian dalamnya..
Hingga aku tidak menemukan celah untuk tidak mencintaimu..
Kupandang wajahmu yang masih lekat menatapku, kamu tersenyum dan begitupun aku..
Waktu itu, tahu kah kamu?
Cintaku perlahan-lahan tumbuh, lagi dan terus tumbuh lagi..
Cintaku merumpun membentuk suatu inisial namamu..
Ya, aku dibuat jatuh cinta olehmu, sekali lagi dan berulang kali..
Aku masih terlalu bahagia dalam "kegilaanku" tentangmu..
Bagaimana mungkin hatiku bukan milikmu, sedang ia penuh sesak akan kerinduan tentangmu..
Aah sayang..kamu membuatku menjadi satu-satunya orang gila yang paling bahagia menggilaimu..
Pangeran hatiku..
Telah jauh aku berjalan melangkah demi mencari cinta yang penuh ketulusan..
Pada banyak taman aku singgah, berdiam sampai akhirnya aku bukan menjadi diriku sendiri lagi..
Terus berjalan menapaki hingga satu hari aku ingin mencari tempat kemana aku harus pulang dan mewujudkan semua mimpiku..
Aku ingin hidup bahagia dan damai..
Bersama seseorang yang kepadanya, jantungku berdegup kencang, menjadi apa adanya diriku dan menceritakan kekuranganku tanpa malu..
Hingga aku tak butuh yang lainnya kecuali KAMU..
Setelah banyak malam aku lalui dengan berselimut dingin dan sepi hingga bulan bintang pun menjadi teman sejatiku..
Saat ini aku menemukanmu..
Aku menemukanmu sayang..
Rindu yang tak aku ragukan bahwa kepadamu lah hatiku pulang..
Cinta yang hanya kepadamu lah terus tertuang..
Tetaplah erat disampingku sayang..
Jika terasa berat melangkah, genggamlah tanganku karena ada aku yang siap meringankan langkahmu..
Dengan bersamamu, arahku terbentang..
Menua lah bersamaku..
Jangan sekali pun ragu, apalagi menjauh dariku sayang..
Aku ingin membawamu berenang dalam hatiku, menjagamu tanpa harus tahu sesaknya tenggelam..
Biar saja basahnya menembus sampai hatimu, tapi tanganmu tetap masih terjaga aku genggam..
Pada langit aku menabur rindu..
Aku melukis kamu dari segaris bintang..
Untuk aku selipkan sepotong rindu..
Untuk aku nikmati seindahnya kamu seharian..
Untuk menemaniku saat gelap merajai langit..
Maka menolehlah tepat kearahku..
Dalam matamu aku menemukan bahagiaku..
Dalam senyummu yang melengkung, aku menggariskan rinduku..
Dalam hidup kita yang hanya satu kali, aku terlahir hanya untukmu dan kamu tercipta hanya untukku..
Telah jauh aku berjalan melangkah demi mencari cinta yang penuh ketulusan..
Pada banyak taman aku singgah, berdiam sampai akhirnya aku bukan menjadi diriku sendiri lagi..
Terus berjalan menapaki hingga satu hari aku ingin mencari tempat kemana aku harus pulang dan mewujudkan semua mimpiku..
Aku ingin hidup bahagia dan damai..
Bersama seseorang yang kepadanya, jantungku berdegup kencang, menjadi apa adanya diriku dan menceritakan kekuranganku tanpa malu..
Hingga aku tak butuh yang lainnya kecuali KAMU..
Setelah banyak malam aku lalui dengan berselimut dingin dan sepi hingga bulan bintang pun menjadi teman sejatiku..
Saat ini aku menemukanmu..
Aku menemukanmu sayang..
Rindu yang tak aku ragukan bahwa kepadamu lah hatiku pulang..
Cinta yang hanya kepadamu lah terus tertuang..
Tetaplah erat disampingku sayang..
Jika terasa berat melangkah, genggamlah tanganku karena ada aku yang siap meringankan langkahmu..
Dengan bersamamu, arahku terbentang..
Menua lah bersamaku..
Jangan sekali pun ragu, apalagi menjauh dariku sayang..
Aku ingin membawamu berenang dalam hatiku, menjagamu tanpa harus tahu sesaknya tenggelam..
Biar saja basahnya menembus sampai hatimu, tapi tanganmu tetap masih terjaga aku genggam..
Pada langit aku menabur rindu..
Aku melukis kamu dari segaris bintang..
Untuk aku selipkan sepotong rindu..
Untuk aku nikmati seindahnya kamu seharian..
Untuk menemaniku saat gelap merajai langit..
Maka menolehlah tepat kearahku..
Dalam matamu aku menemukan bahagiaku..
Dalam senyummu yang melengkung, aku menggariskan rinduku..
Dalam hidup kita yang hanya satu kali, aku terlahir hanya untukmu dan kamu tercipta hanya untukku..
Cintaku..
Aku ingin menjadi yang halal bagimu..
Agar dapat aku curahkan seluruh cintaku tanpa ragu..
Agar aku mampu menjadi rumah terindahmu, tempat bernaung saat dunia tidak terlalu bersahabat..
Agar aku mampu menjadi orang pertama yang kamu bagi bahagiamu bahkan bebanmu..
Aku ingin menjadi yang halal bagimu..
Dan sepenuh jiwa ini akan aku ikhlaskan untuk menjadi makmum terbaikmu..
Akan aku taati semua perintahmu sebagai penuntun menuju jalan terbaik bersama didunia dan akhirat..
Aku ingin menjadi yang halal bagimu..
Akan aku sanggupkan menjadi penata terbaik istana kecil kita..
Percayakan dirimu dan malaikat-malaikat kecil kita padaku..
Akan aku didik malaikat kecil kita dengan nilai-nilai yang kamu nasihatkan padaku dan pelajaran hidup yang telah kita lalui..
Aku ingin menjadi yang halal bagimu..
Agar dapat aku curahkan seluruh cintaku tanpa ragu..
Agar aku mampu menjadi rumah terindahmu, tempat bernaung saat dunia tidak terlalu bersahabat..
Agar aku mampu menjadi orang pertama yang kamu bagi bahagiamu bahkan bebanmu..
Aku ingin menjadi yang halal bagimu..
Dan sepenuh jiwa ini akan aku ikhlaskan untuk menjadi makmum terbaikmu..
Akan aku taati semua perintahmu sebagai penuntun menuju jalan terbaik bersama didunia dan akhirat..
Aku ingin menjadi yang halal bagimu..
Akan aku sanggupkan menjadi penata terbaik istana kecil kita..
Percayakan dirimu dan malaikat-malaikat kecil kita padaku..
Akan aku didik malaikat kecil kita dengan nilai-nilai yang kamu nasihatkan padaku dan pelajaran hidup yang telah kita lalui..
Aku ingin menjadi yang halal bagimu..
Setiap sebelum memulai hari, akan aku gelar dua sejadah..
Lalu kamu perdengarkan suara syahdumu dalam kekhusyukan menghadap Allah bersama..
Lalu kusiapkan pakaian terbaik dan sumber tenaga bagimu sebelum kamu berjuang mencari nafkah bagi keluarga kecil kita..
Jangan lupa berikan aku sebuah kecupan mesra di kening, pipi dan bibirku setiap pagi sebelum kita berjuang dijalan serupa dengan ilmu berbeda..
Sempatkan jemarimu untuk membelai lembut rambutku setiap malam sambil berbagi keluh kesah hidup kita hari itu..
Aku ingin menjadi yang halal bagimu..
Akan aku pantaskan diriku untuk menjadi perhiasan dunia terindahmu..
Yang kelak akan kamu sebut dalam do'amu untuk menjadi bidadari surgamu..
Setiap sebelum memulai hari, akan aku gelar dua sejadah..
Lalu kamu perdengarkan suara syahdumu dalam kekhusyukan menghadap Allah bersama..
Lalu kusiapkan pakaian terbaik dan sumber tenaga bagimu sebelum kamu berjuang mencari nafkah bagi keluarga kecil kita..
Jangan lupa berikan aku sebuah kecupan mesra di kening, pipi dan bibirku setiap pagi sebelum kita berjuang dijalan serupa dengan ilmu berbeda..
Sempatkan jemarimu untuk membelai lembut rambutku setiap malam sambil berbagi keluh kesah hidup kita hari itu..
Aku ingin menjadi yang halal bagimu..
Akan aku pantaskan diriku untuk menjadi perhiasan dunia terindahmu..
Yang kelak akan kamu sebut dalam do'amu untuk menjadi bidadari surgamu..
Sayangku..terima kasih telah mencintaiku dengan selembut-lembutnya perlakuanmu, sebaik-baiknya cintamu dan sebenar-benarnya penjagaanmu..
Dalam hatiku ada rasa bahagia dan haru yang tak tertahankan ketika kamu mengucapkan janji untuk menjagaku seumur hidupmu dihadapan papa ku meskipun itu hanya dalam mimpi..
Tak ada hal lain yang aku inginkan selain menghabiskan sisa hidupku untuk selalu ada mendampingimu dan selamanya tak terpisahkan darimu..
Sebuah lirik lagu yang mampu menggambarkan arti kamu dihidupku..
"Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku..
Berdua kita hadapi dunia..
Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju..
Bersama arungi derasnya waktu..
Bila didepan nanti..
Banyak cobaan untuk kisah cinta kita..
Jangan cepat menyerah..
Kau punya aku, Aku punya kamu, selamanya akan begitu.."
Kamu yang sangat aku butuhkan dalam kehidupanku selama ini..
Dalam hatiku ada rasa bahagia dan haru yang tak tertahankan ketika kamu mengucapkan janji untuk menjagaku seumur hidupmu dihadapan papa ku meskipun itu hanya dalam mimpi..
Tak ada hal lain yang aku inginkan selain menghabiskan sisa hidupku untuk selalu ada mendampingimu dan selamanya tak terpisahkan darimu..
Sebuah lirik lagu yang mampu menggambarkan arti kamu dihidupku..
"Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku..
Berdua kita hadapi dunia..
Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju..
Bersama arungi derasnya waktu..
Bila didepan nanti..
Banyak cobaan untuk kisah cinta kita..
Jangan cepat menyerah..
Kau punya aku, Aku punya kamu, selamanya akan begitu.."
Kamu yang sangat aku butuhkan dalam kehidupanku selama ini..
Kamu Yang Tak Pernah Surut Oleh Waktu Disaat Peluk Kasihku Ini Jauh Lebih Dalam Dari Rengkuhan Ragaku MY MOON 😍😍😍😍😘😘😘😘😘

Tidak ada komentar:
Posting Komentar