Sabtu, 02 Desember 2017

Satu Jiwa Dan Satu Raga Yang Akan Kubahagiakan Sampai Akhir Hayatku..

Untukmu lelaki penunjuk surgaku dan suamiku yang tampan yang sangat kucintai..
Langit tertinggi disana tempatku bersamamu dalam dimensi waktu..
Mempertemukan kita tak hanya sekedar ritual, disanalah semua rasaku tertumpah untukmu..
Beberapa ucapan manis darimu yang tak pernah luput dari pendengaranku..
Ketika raga tak bersama, keabadian cinta ini masih tetap milikmu suamiku..
Parasmu abadi bertahta disanubariku dekat tak berjarak dengan hati..
Suamiku..bila kamu merasa rendah, ketahuilah bahwa aku lebih rendah..
Karena Allah menjadikan dirimu imamku, lebih tinggi diatasku..
Suamiku..bila kamu merasa tinggi, berbahagialah sayang..
Karena Allah menjadikanmu tinggi akan ilmu yang mampu menuntunku saat beribadah bersama..
Suamiku..bila kamu merasa tidak tampan, yakinlah bahwa cintamu yang tulus menjadikanmu yang paling tampan dimataku..
Suamiku..bila kamu merasa kurang pintar, percayalah keberanianmu memintaku menjadi istrimu adalah bukti kamu lebih pintar..
Suamiku..bila kamu merasa tidak sempurna, maka ingatlah Allah menciptakan aku untuk membuat kita saling menyempurnakan didunia ini..
Suamiku..bila kamu merasa lemah, ketahuilah bahwa sebab itulah Allah mempertemukan kita..
Dua hati yang lemah agar sama-sama berupaya menguatkan iman guna mengokohkan langkah masa depan kita..
Hanya kamu, suamiku yang mampu membuatku tegak pasti dalam keteguhan, jemari saling bertautan menyongsong bahagia di keabadian..

Lelaki hebat yang sangat kucintai..
Untukmu..aku ingin menghabiskan masa tuaku bersamamu dalam kehangatan cinta..
Untukmu..aku ingin bersamamu dalam ikatan suci pernikahan..
Untukmu..aku ingin kamu menjadi pendampingku di dunia dan akhirat..
Aku percaya, bahwa kita dipertemukan pada waktu yang tepat, pada tempat yang indah dan saat semuanya siap hingga kita akan merasa bangga dan bersyukur saling memiliki..
Jarak ini mengajarkanku tentang arti rindu dan kesabaran..
Saat rasa rindu ini menghujam tajam, aku hanya bisa bersujud dan memohon agar keadaanmu selalu baik-baik saja..
Rindu itu seperti gemericik hujan, tidak bisa dihitung jumlahnya namun jelas keberadaannya..
Meski masih tersimpan, akan ada masanya untuk disampaikan pada pemiliknya..
Seperti langit tak pernah bosan mendengarkan dan bumi tak pernah berhenti menunggu..
Langit dan bumi, matahari dan bulan tak pernah bisa berpisah karena ada Allah yang menyatukan..begitupun juga dengan kita..
Jika waktu dapat berbicara, ia akan menjadi saksi berapa lama aku menunggumu suamiku..
Terima kasih telah hadir untuk menjadi yang terbaik dan terhebat dalam hidupku..
Menjadi tulang rusukmu adalah hal yang paling membahagiakan dalam hidupku..
Semoga Allah menjaga ketulusan cinta kita berdua selamanya..
Hari yang paling membahagiakan untukku bukanlah hari dimana aku dilahirkan, tetapi hari dimana kamu meminangku..

Pangeran pujaanku tersayang..
Ada suatu masa, dimana untuk mencintaimu menjadi masa-masa tersulit sedunia..
Yaitu dimana aku tidak mampu memberitahukan dunia bahwa kamu milikku..
Ataupun masa dimana menyayangimu, menjadi masa paling membahagiakan jiwa serta ragaku..
Kita bertatap dalam sepi, karena hanya mampu mengagumimu tanpa kata dalam tatap mata pertama kali..
Namun seiring waktu berlalu dan menyepi sendiri, kita menjadi dekat tanpa ada salah satu dari kita yang menyadari bahwa ada cinta tulus hadir disana..
Waktu memang tidak pernah abadi, walau ada masa sulit menahan kerinduan padamu yang tak tertahankan dihati..
Atau puluhan kilometer jarak terbentang memisahkan setiap kata disetiap hari..
Aku masih akan selalu mencintaimu tanpa kompromi..
Karena selalu satu, selalu kamu yang ada disini dimana segala rasa bersemayam dalam segala emosi..
Karena mencintaimu memang tak pernah cukup satu kali..
Ketika aku mencintaimu, aku belajar menyayangimu tanpa mempertanyakan mengapa..
Aku belajar menerima segala kekurangan, saat egoku berkata "aku ingin yang sempurna"..
Aku belajar mencintai hal yang baru, karena aku begitu bahagia melihatmu tertawa karena hal yang sederhana..
Aku belajar berkata "tak mengapa", asal kutahu kamu baik-baik saja..
Aku belajar cinta dari mencintaimu..
Kamu tahu mengapa? 
Karena Allah berbaik hati telah menciptakanmu untukku sayang..

Kekasihku yang sangat kucintai..
Pagi bisa berubah menjadi siang, sore, senja lalu malam..
Dan awan dilangitpun akan bergeser cerah, mendung lalu hujan..
Pepohonan bisa tumbuh lalu mati..
Sejak mulai ditanam, bertangkai, berdaun, berbuah lalu satu demi satu daunnya berguguran..
Semua hal, sayang..
Bisa berubah dan berproses sesuai waktu yang berjalan dan berlalu..
Namun apapun perubahan yang terjadi pada semua hal..
Semoga tidak dengan cinta kita..
Usia kita tentu bertambah begitupun dengan kedewasaan..
Raga kita boleh menua dan melemah..
Rambut kita pasti akan memutih, kita hanya menunggu waktu sampai kita sadar  saat menatap cermin di dinding kamar kita..
Dan mungkin kita akan menjadi pelupa, karena bisa saja kita kalah dengan usia..
Namun..atas apapun yang berubah nanti, semoga satu hal tidak akan pernah berubah..
Aku ingin ia tetap ditempatnya..
Aku ingin cinta kita tetap baik-baik saja..
Tak akan berubah..
Tak akan berpaling..
Akan tetap kuingat bahwa telah kupilih satu jiwa dan satu raga untuk kubahagiakan sampai akhir hayatku, yaitu kamu SUAMIKU TERCINTA..
Menjadi yang terbaik untukmu dan mengukir senyum bahagia diraut wajahmu adalah wujud syukurku..
Karena Allah telah memilihmu menjadi yang terhebat dan terindah dihidupku..

Suamiku tercinta dan tersayang..
Bila kamu adalah pagi, maka aku adalah mentari..
Yang selalu setia menjengukmu sejak permulaan hari..
Bila kamu adalah siang, maka aku adalah semangatmu..
Yang tak pernah mau hilang sedetikpun..
Bila kamu adalah senja, maka aku adalah langit jingga..
Yang akan selalu menemanimu sampai malam hendak tiba..
Bila kamu adalah malam, maka aku adalah bunga mimpi..
Yang tetap mampu membuatmu tersenyum sampai esok hari tiba..
Jarak adalah pertanda bahwa Allah ingin kita menguatkan cinta..
Maka aku ingin hati kita merasa dekat, walau kita telah dipisahkan deretan angka kilometer..
Aku memutuskan untuk bangun lebih pagi dari waktu bangun tidurmu..
Aku ingin suaraku lah yang kamu dengarkan pertama kali..
Mengucapkan selamat pagi dan mengecup kedua pipimu..
Lalu mendengarkan suara manjamu dengan berseri..
Aku ingin memastikan, kamu tak melewatkan waktu sarapan..
Aku ingin kamu mengingatku, sebanyak aku mengingatmu..
Kelak, akan aku buatkan kamu dan anak-anak kita sarapan dengan penuh cinta..
Ini bukan arti akhir tujuan perjalanan cinta kita, tetapi ini tentang arti langkah perjalanan hidup kita yang penuh cinta..

Suamiku..
Begitu ingin kuhabiskan sisa hidupku dengan memelukmu saat kapanpun aku mau..
Walau belum sepenuhnya Allah kabulkan, Dia ingin kita lebih bersabar..
Jarak hanyalah cara Allah untuk membuat kita memperjuangkan bahagia..
Maka jangan pernah terlintas dibenakmu untuk berhenti mencintai dan menyayangiku..
Jangan pernah terbersit dihatimu untuk meninggalkan aku sayang..
Jangan biarkan perempuan manapun membuatmu berpaling dariku..
Sekeras-kerasnya hatiku, adalah menjadi lembut karenamu yang telah melafalkan namaku dalam setiap do'amu..
Terima kasih suamiku tersayang, telah meluangkan waktu berhargamu untukku..
Dekap cinta ini dalam eratmu, dadaku penuh dengan lengkapmu..
Genggamanmu yakinkan semua akan baik-baik saja hingga disurga-Nya..

Berjanjilah Untuk Selalu Percaya, Jarak Bukan Penghalang Besar Dibandingkan Kebahagiaan Yang Sedang Menanti Kita Berdua MY MOON 😍😍😍😍😍😘😘😘😘😘😘😘💘💘💘

Tidak ada komentar:

Posting Komentar