Kepadamu sang lelaki penghuni setiap do'aku..
Perjalanan menujumu adalah serupa berlayar di samudera luas seakan tiada bertepi, betapa seringnya dihantam riuh gemuruh kerinduan diterjang gelombang ketakutan akan kehilangan kamu..
Namun aku tetap bertahan dan takkan menyerah pada apapun yang menghadang, aku akan berdiri tegak tetap tegapkan bahuku..
Karena aku yakin aku akan berlabuh pada suatu hati yang akan selalu menenangkanku, meneduhkanku, membahagiakanku dan mencintaiku tanpa batas..
Sayang, biarkanlah aku mencintaimu layaknya udara yang selalu kamu hirup setiap waktu yang akan mengalirimu, melingkupimu disetiap tarikan nafasmu..
Kekasih, biarkanlah aku mencintaimu seperti udara yang memenuhimu, menyelimutimu disetiap hembusan nafasmu..
Biarkanlah aku mencintaimu dengan segenap aku tanpa jeda tak pernah reda..
Sayang..jika kamu bertanya, apa impianku?
Jawabannya sederhana...
Aku ingin mendampingimu mewujudkan semua mimpimu..
Kemudian mimpi-mimpi itu menjadi lebih sederhana, selalu bisa berbenah diri untuk mampu mendampingimu hingga ke jannah-Nya..
Namamu tak pernah usang menjadi objek desah tasbihku tentang cinta kita..
Cinta yang kumiliki bukanlah cinta yang selalu berbunga-bunga, berapi-api dan bergelora..
Namun, cintaku adalah cinta yang tenang dan sederhana tetapi mampu bertahan dalam keadaan apapun..
Sayang..pandanglah aku..
Mungkin bagimu, aku satu bintang dilangit..
Jauh diujung angkasa, jutaan tahun cahaya..
Setia dalam sunyi, mendamba meski sepi..
Dan ingin bersamamu walaupun hanya dalam mimpi..
Ah sayang, bisakah aku bekukan waktu ketika aku bersamamu??
Ingin rasanya kubekukan waktu ketika aku bersamamu..
Menghentikan detak-detak jarum detik waktu yang sedemikian cepat berlari menciptakan ruang kosong teramat hampa ketika terpisah denganmu..
Andai dikehidupan lain takdir Allah mempertemukan kita, aku teramat sangat ingin memilikimu seutuhnya, menjalani kehidupan dengan saling melengkapi dan membentuk keluarga kecil dengan sepasang anak yang selalu mengisi kehidupan kita penuh tawa dan canda mereka..
Andai dikehidupan lain takdir Allah mempertemukan kita, aku berharap waktu tak lagi berputar untuk selamanya agar tak ada lagi kata "Terpisah Jarak dan Waktu..."
Sungguh aku akan selalu bersyukur setiap detiknya kepada Sang Maha Pencipta ketika memberiku kesempatan itu..
Cintaku..bagaimana mungkin aku tidak tertawan oleh kamu sedangkan rembulan saja terpukau oleh purnama diwajahmu bahkan hendak mengorbit di galaksimu..
Tak mungkin aku tak mabuk oleh candumu, sedangkan gemintang saja tak kuasa menatap pijar indah di bola matamu bahkan tersipu malu kala memandang lengkungan sabit di bibirmu..
Mustahil aku tidak cinta kamu, sedangkan sang mentari saja terlena oleh pesonamu bahkan cemburu akan cemerlangnya sinarmu kekasihku..
Aku cinta kamu sepenuh aku seluruh aku selalu..selalu..dan selalu..
Sejauh apapun aku pergi, dibelahan bumi manapun aku bersembunyi..
Ke sudut bumi manapun aku jelajahi..
Sehebat apapun aku sekap rasa ini..
Sekuat apapun kuredam gejolak rindu ini..
Namun, detak jantungku selalu memanggil namamu bergema ke segala penjuru..
Aku bawa selalu kamu dalam anganku..
Aku dekap kamu dalam segenap ingatanku..
Melekat erat-erat dalam setiap langkahku..
Pangeranku..rindu dihatiku masih seperti dulu, tak berkurang selalu bertambah..
Dia masih baik-baik saja dan tetap setia menantimu..
Rindu dihatiku tak pernah berkarat, usang ataupun lusuh, walaupun tak henti-henti digilas masa dan digerus waktu..
Dia hanya sedikit berdebu karena menunggu semesta memberikan ruang dan waktu untuk bertemu kamu..
Sayang, walau rindu ini meronta-ronta, memekik pilu ingin bertemu hingga hatiku sesak tak menentu..
Namun percayalah aku akan setia menunggumu, kan kujaga sekeping hati ini hanya teruntuk kamu lelakiku..
Aku selalu suka menatap matamu, sebab disana:
Keindahan binar kerlap kerlip gemintang menjelma teramat nyata..
Aku bisa menyelam dalam samudera cinta yang teramat tulus..
Lautan cintamu sedemikian luas tak bertepi dan menenggelamkanku kedasarnya..
Hingga aku sedemikian terpukau dan terpesona..
Sayang..diujung senja aku lihat ada rindumu sedang menatap, menarik langkahku tuk menetap mengisi hampa sore sebelum gelap..
Sayang..aku memang perempuan biasa namun;
Aku mencintaimu sedasar samudera..
Aku menyayangimu hingga angkasa..
Percayalah hanya aku yang mampu mencintai sehebat ini karena dinadiku mengalir namamu, jantungku tak berhenti mendetakkanmu dan keseluruhanmu bermuara dinafasku..
Betapa aku ingin menjadi tempat pulangmu, akan kusediakan tempat ternyaman untukmu, pelukku yang menenangkan akan menjadi obat dari segala penatmu..
Aku yang ingin menjadi rumah bagimu, dimana kamu bisa menjadi sebenar-benarnya kamu, kamu yang sederhana dan apa adanya..
Saling bergegas menjauhi jemu berlari menuju rindu..
Do'aku do'amu semoga mengikat pertemuan dalam ruang rindu..
Rinduku rindumu sedang dibelah jarak dipisah waktu..
Jarak hanya pautan angka dalam kilometer, segala rasa untukmu jauh lebih dalam mengikat hati kita..
Ingin Kubekukan Waktu Agar Aku Mampu Mencintaimu Dan Mendampingimu Tanpa Jeda Tanpa Reda MY MOON 😘😘😘😘😘😍😍😍😍

Tidak ada komentar:
Posting Komentar